Informasi Seputar POKJA
11 Dec 2024 || By: Admin Pengelolaan agroforestry: Penanaman dan Pembibitan di Hutan Desa
Pada 16 Oktober 2024, Hutan Desa Modang menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan pengelolaan agroforestri berupa penanaman dan pembibitan pohon yang dilaksanakan oleh Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Telake. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta keterampilan masyarakat dalam mengelola hutan secara berkelanjutan, mengoptimalkan potensi agroforestri, dan mendukung pelestarian lingkungan.
Kegiatan yang dihadiri oleh 10 peserta tersebut menghadirkan Nino, perwakilan KPHP Telake di bidang pengelolaan hutan dan agroforestri. Nino menyampaikan materi pentingnya keberadaan hutan desa dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memperkenalkan berbagai teknik penanaman dan pembibitan pohon yang sesuai dengan kondisi lokal.
Di tengah acara, peserta diajak untuk terlibat langsung dalam kegiatan praktis penanaman pohon dan pembuatan bibit yang akan ditanam di area Hutan Desa Modang. Dalam sesi pembibitan, peserta diajarkan tentang cara memilih bibit yang baik, teknik perawatan tanaman serta strategi penanaman yang dapat mendukung pertumbuhan pohon dengan optimal.
Zakaria, salah satu peserta pelatihan mengutarakan pendapatnya. "Pelatihan ini sangat bermanfaat utamanya bagi kami yang tinggal di sekitar hutan. Selain menjaga kelestarian alam, kami juga bisa memperoleh pendapatan tambahan melalui hasil yang bisa diperoleh dari hutan jika dikelola dengan baik," pungkasnya.
Sementara itu, Zaenal, peserta lainnya, menambahkan, "Kami sangat mengapresiasi pelatihan ini karena memberikan wawasan baru mengenai teknik pembibitan dan penanaman pohon yang ramah lingkungan. Semoga ini bisa diterapkan di lingkungan kami dan bermanfaat untuk generasi mendatang," ujarnya penuh harap.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian khusus dari warga setempat yang menyaksikan langsung proses penanaman dan pembibitan pohon. Diharapkan, melalui program agroforestri ini, Hutan Desa Modang tidak hanya menjadi salah satu upaya dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan yang dapat menunjang perekonomian masyarakat.
Nino dalam sesi penutupan menyampaikan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan. "Dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam setiap tahapan, kami berharap program ini dapat memberikan manfaat yang optimal, baik untuk kelestarian hutan maupun kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen KPHP Telake untuk mendukung masyarakat dalam mengelola sumber daya alam secara bijak. Dengan terus mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan agroforestri yang tepat, diharapkan Hutan Desa Modang bisa berkembang menjadi model pengelolaan hutan desa yang berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi semua pihak.
Penulis: Eny Sintami/LPHD Modang
